Apa Itu Kalori? Dan Bagaimana Menghitung Kebutuhan Kalori Tubuh?

Apa Itu Kalori? Dan Bagaimana Menghitung Kebutuhan Kalori Tubuh? – Kalori dapat juga disebut sebagai takaran energi dalam makanan. Kalori sangat penting diperhatikan bagi siapa saja, terutama bagi Anda yang sedang ingin diet. Sebab kunci berat badan sehat adalah dengan mengetahui jumlah kalori dalam makanan yang Anda konsumsi. Dengan begitu Anda dapat menyesuaikan jumlah kalori dalam makanan dengan energi yang dibakar tubuh.

Ada orang yang menganggap bahwa kalori sama dengan lemak tubuh. Padahal ini dalah dua hal yang berbedameskipun kalori dan lemak menjadi musuh bagi si penurun berat badan. Kalori atau yang biasa disebut cals merupakan nutrisi di dalam makanan yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi. Sedangkan lemak merupakan energi yang telah lama tersimpan di dalam tubuh.

Oleh sebab itu agar tidak terjadi penumpukan energi yang nantinya menjadi lemak maka sebaiknya perhatikan asupan kalori yang dibutuhkan tubuh. Penjelasan lebih rinci mengenai apa itu kalori dan bagaimana cara menghitung kebutuhan kalori tubuh akan dibahas berikut ini.

Apa Itu Kalori?

Kalori merupakan energi yang didapatkan dari makanan atau minuman yang akan dibakar ketika kita beraktivitas sehari-hari. Atau lebih singkatnya kalori adalah bahan bakar dalam tubuh, dan bahan bakar ini jika tidak digunakan maka akan menjadi lemak. Kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda, yaitu tergantung jenis kelamin, tinggi badan, bert badan, usia dan tingkat aktivitas fisik setiap hari.

Terdapat dua jenis kalori, yaitu kalori kecil (kal) dan kalori besar (Kal atau Kkal), 1 kalori besar (1Kkal) sama dengan 1.000 kalori kecil. Pada label nutrisi di kemasan makanan atau minuman kalori yang tertera adalah kalori besar, yaitu kilokalori (Kkal). Untuk itu sebaiknya perhatikan informasi nilai gizi yang biasanya tertera pada kemasan makanan dan minuman yang akan Anda beli, agar Anda tahu berapa banyak kalori yang terkandung dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian Anda.

Daftar Makanan Yang Mengandung Kalori Tinggi

Kebutuhan kalori bisa didapatkan dari makanan maupun minuman. Makanan alami seperti sayur dan buah biasanya mengandung jumlah kalori yang lebih rendah dibanding makanan olahan seperti keripik kentang, donat, burger, dan lain-lain. Berikut daftar makanan yang perlu diperhatikan keran mengandung kalori yang lebih tinggi.

1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan menjadi salah satu makanan yang mengandung kalori tinggi. Beberapa kacang-kacangan yang mengandung kalori tinggi diantaranya, kacang mete (161 kalori), almond (162 kalori), kacang tanah (164 kalori), Hazelnut (181 kalori), kacang pilus (188 kalori).

2. Makanan Mengandung Kalori Tubuh Yang Tinggi, Buah Pisang

pisang

Pisang juga dikenal sebagai buah dengan kandungan kalori yang tinggi, yaitu sekitar 89 Kkal per 100 gram. Selain kalori, buah ini juga mengandung karbohidrat. Kandungan karbohidrat dan kalori dalam pisang menjadikan buah ini dimanfaatkan untuk makanan bagi yang ingin berdiet. Kandungan karbohidrat yang tinggi membuat tubuh tidak mudah lapar dan tetap berenergi karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi.

3. Makanan Mengandung Kalori Tubuh Yang Tinggi, Buah Alpukat

Selain pisang, alpukat juga menjadi buah dengan kandungan kalori yang tinggi.Buah yang enak dibuat jus ini memiliki kandungan kalori didalamnya yaitu sekitar 332 Kkal per 201 gram. Meskipun enak di jus, namun hati-hati ya jika mengonsumsi buah ini. Bisa-bisa diet Anda bisa gagal.

Baca Juga : Makanan Untuk Migrain Yang Wajib Anda Hindari Mulai Sekarang!.

4. Makanan Mengandung Kalori Tubuh Yang Tinggi, Buah Apel

apel

Buah yang segar satu ini juga dikenal memiliki kandungan kalori yang tinggi. Kandungan kalori yang ada di dalam buah ini yaitu 52 Kkal per 10 gram. Meskipun begitu apel juga dikenal kaya akan vitamin dan mineral. Kandungan serat yang tinggi juga dipercaya efektif untuk melancarkan pencernaan.

5. Fast Food

Selain makanan dari bahan alami di atas, makanan olahan seperti fast food juga dikenal dan dipercaya memiliki kadar kalori yang tinggi. Bahkan jenis makanan ini bisa mengandung lebih tinggi kalori melebihi makanan alami. Makanan cepat saji seperti hot dog, kebab, hamburger, dan kentang goring bisa mengandung 800-1000 kalori. Itulah mengapa makanan ini menjadi musuh bagi pejuang diet.

6. Cokelat

cokelat

Cokelat, meskipun banyak yang menyukai namun ternyata makanan ini harus diperhatikan jika ingin mengkonsumsinya. Kandungan kalori dalam makanan manis ini terbilang tinggi, yaitu sekitar 580 kal kalori per 100 gram.

7. Es Krim

Seperti cokelat, es krim juga termasuk makanan yang banyak digemari orang. Meskipun rasanya enak dan menyegarkan namun perlu diperhatikan jika ingin memakannya. Sebab kandungan kalori dalam es krim bisa mencapai 350 kalori. Ini disebabkan karena bahan pembuatnya pun memang berpotensi menghasilkan banyak kalori seperti gula dan susu.

Masih banyak makanan yang mengandung kadar kalori yang tinggi seperti roti, nasi, mie instan, susu, cereal bars, daging, minuman bersoda, ikan, gorengan, mayones, granola, keripik kentang dan lain-lain. Oleh sebab itu perlu diketahui berapa banyak jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh Anda agar bisa mengontrol konsumsi makanan dengan kadar kalori tinggi tersebut. Adapun cara mengetahui kebutuhan kalori dalam tubuh yaitu bisa dengan perhitungan BMR atau kalkulator kalori.

Nah, jika sudh mengetahui kebutuhan kalori Anda maka langkah selanjutny auntuk memulai hidup sehat yaitu dengan mengatur menu makan dan aktivitas fisik harian. Ini dilakukan agar kalori yang masuk ke dalam tubuh dapat digunakan sesuai porsi dan tidak menimbulkan penumpukan yang akan menjadi lemak. Mengetahui kebutuhan kalori harian memang sangat efektif untuk kelancaran program diet Anda. Jadi Anda tinggal menyesuaikan dengan makanan yang akan dimakan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *