Cara Mendeteksi Kanker Serviks, Stadium, dan Komplikasi

Cara Mendeteksi Kanker Serviks – Setelah Kemarin saya Memposting tentang Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks, Sekarang Saya Akan Membagikan Mengenai Ulasan Tentang Komplikasi Yang Disebabkan Oleh Kanker Serviks, Stadium dan Prosentasi Harapan Hidup dan Cara Mendeteksi Kanker Serviks atau Kanker Mulut Rahim sejak Dini.

Komplikasi Akibat Kanker Serviks

Komplikasi sering berjalan pada wanita yang menderita kanker serviks. Komplikasi sanggup terlihat sebagai akibat segera dari kanker atau efek samping dari proses penyembuhan yang dilakukan. Misalnya gara-gara radioterapi, operasi, atau kemoterapi. Komplikasi dari kanker serviks adalah:

  • Komplikasi ringan: pendarahan kecil pada vagina dan/atau sering kencing.
  • Komplikasi berat: pendarahan yang parah dan lebih-lebih gagal ginjal.

Tingkat Stadium Menentukan Metode Pengobatan

Pengobatan kanker serviksatau Cara Mendeteksi Kanker Serviks tergantung kepada lebih dari satu faktor. Kanker serviks sanggup diobati bersama langkah operasi kecuali diagnosis/Cara Mendeteksi Kanker Serviks dilakukan pada tingkat awal. Pada lebih dari satu kasus, cuma serviks yang diangkat dari rahim sanggup dibiarkan saja. Pada keadaan yang lebih serius, rahim mesti diangkat seluruhnya. Proses operasi untuk pengangkatan rahim disebut sebagai histerektomi.

Sedangkan prosedur radioterapi adalah metode alternatif untuk kanker serviks stadium awal. Pada persoalan tertentu, radioterapi termasuk sanggup dilakukan berdampingan bersama operasi. Untuk persoalan kanker serviks stadium lanjut, biasanya dirawat bersama metode paduan kemoterapi dan radioterapi. Beberapa penanganan sanggup punyai dampak samping yang berat dan jangka panjang, termasuk di antaranya adalah menopause dini dan kemandulan.

Harapan Hidup Penderita Kanker Serviks

Masa depan penderita kanker serviks ditentukan oleh diagnosa stadium kanker serviks yang diperoleh. Stadium kanker serviks bertahap berasal dari satu hingga empat, di mana stadium ini menggambarkan tingkat pertumbuhan dan penyebar luasan sel kanker.

Angka harapan hidup setidaknya lima tahun sesudah didiagnosa menderita kanker serviks, stadium kanker serviks dikelompokkan ke di dalam standing stadium:

  • Stadium 1 – 80-99 persen
  • Stadium 2 – 60-79 persen
  • Stadium 3 – 40-59 persen
  • Stadium 4 – 0-39 persen

Tidak tersedia satu langkah khusus untuk jalankan pencegahan terhadap penyakit ini. Tapi masih tersedia lebih dari satu langkah untuk kurangi risiko terkena kanker ini.

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Sejak Dini

Bertahun-tahun, sel-sel permukaan leher rahim berubah begitu banyak. Sel-sel ini perlahan-lahan beralih jadi kanker, tetapi sebenarnya perubahan sel di leher rahim sanggup dideteksi sejak dini. Pengobatan saat sel-sel tetap dalam tahap pra-kanker sanggup dikerjakan supaya risiko terkena kanker serviks sanggup berkurang.

Screening untuk kanker serviks disebut pap smear atau tes smear. Pap smear berfaedah untuk mendeteksi apabila tersedia sel-sel tidak normal yang berpotensi beralih jadi sel kanker. Saat lakukan pap smear, sampel sel diambil alih dari leher rahim dan dicek di bawah mikroskop.

Screening serviks tidaklah tes untuk mendiagnosa kanker serviks. Tes ini berfungsi untuk memeriksa kebugaran sel-sel di leher rahim dan mendeteksi terkecuali tersedia sel yang tidak normal. Dengan deteksi dan pengangkatan sel-sel tak normal, kanker serviks sanggup dicegah secara maksimal. Pada banyak wanita, tes akan memperlihatkan hasil yang normal. Tapi kurang lebih 5 prosen tes memperlihatkan terdapatnya pergantian tidak normal terhadap sel leher rahim.

Perubahan ini kebanyakan tak berujung kepada kanker, dan sel-sel abnormal masih barangkali sanggup kembali normal dengan sendirinya. Tapi, pada beberapa persoalan tertentu, sel-sel yang berupa tak normal mesti diangkat gara-gara berpotensi beralih menjadi kanker.

Hasil tes papsmear yang tak normal tidak bermakna seseorang terjangkiti kanker serviks. Kebanyakan hasil tak normal disebabkan oleh infeksi atau adanya sel yang berisiko menjadi kanker yang dapat ditangani dengan mudah.

Danjurkan terhadap wanita yang telah aktif secara seksual dan berusia 25-49 tahun di check tiap-tiap tiga tahun sekali. Sedangkan wanita berusia 50-64 tahun dapat di check tiap-tiap lima tahun sekali. Hubungi dokter untuk mengetahui lebih banyak berkenaan pemeriksaan ini.

Sekian Artikel Cara Mendeteksi Kanker Serviks Ini, Semoga Bermanfaat Untuk Teman-Teman

Terima Kasih Atas Kunjungannya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar