Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks

Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks – Kanker Serviks Adalah salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh para wanita, banyak orang yang tiap harinya meninggal gara-gara penyakit kanker serviks ini. dari kalangan orang biasa hingga artis tanah air banyak yang meninggal gara-gara penyakit kanker serviks, salah satunya yaitu peristiwa hari ini, Tepatnya kemarin siang Artis Ternama tanah air Yang Bernama Julia Rahmawati Meninggal Dunia akibat Penyakit Ini.

Kanker bagaikan pembunuh berdarah dingin, siapapun yang divonis terkena penyakit kanker pasti berpikir hidupnya tidak lama lagi akan berakhir. Itu semua tidaklah benar, penyakit kanker ini bisa diobati bila bibit penyakitnya dan Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks diketahui sedini mungkin.

Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks

Baca Juga Manfaat Buah Tomat Untuk Kanker, Kesehatan, dan Kecantikan

  • Pengertian Kanker Serviks

Kanker serviks yaitu kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Pada tahap awal, Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks biasanya sering dianggap remeh. Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks yang paling umum yakni pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, setelah menstruasi,dan setelah menopause.

Meski terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks. Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera mungkin tanyakan kepada dokter. Jika dicurigai terdapat kanker serviks, segera rujuk untuk menemui dokter spesialis.

  • Penderita Kanker Serviks di Indonesia

Tahun 2014, Badan Kesehatan Dunia, WHO menyatakan terdapat lebih dari 92 ribu kasus kematian pada penduduk wanita akibat penyakit kanker. Sebesar 10,3 persennya merupakan jumlah kematian akibat kanker serviks. Sedangkan jumlah kasus baru kanker serviks berjumlah hampir 21 ribu.

Sejak tahun 2000 hingga tahun 2012, usia wanita yang semakin muda yang paling sering terserang kanker serviks, yaitu kisaran usia 21-22 tahun di tahun 2000 dan mencapai usia di bawah 20 tahun pada tahun 2012. Penelitian WHO menyingkapkan kurangnya tindakan skrining penyakit kanker di Indonesia. Khususnya untuk skrining kanker serviks yaitu sitologi serviks dan ulasan asam asetat, secara umum belum tersedia di pusat kesehatan primer pada tahun 2014.

Ini ikut berpengaruh pada jumlah kematian kanker serviks di Indonesia yang tergolong tinggi karena sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam medical diagnosis.Biasanya, kanker sudah menyebar ke organ lain di dalam tubuh ketika seseorang memeriksakan kondisinya. Inilah penyebab pengobatan yang dilakukan menjadi semakin sulit.

  • Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks

Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks atau kanker mulut rahim diawali saat sel-sel yang sehat mengalami mutasi genetis atau perubahan pada DNA. Mutasi genetis ini kemudian merubah sel normal menjadi sel tidak normal. Sel yang sehat akan tumbuh dan berkembang biak pada kecepatan tertentu, dan sel kanker tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali.

Jumlah sel tak normal yang terus bertambah akan menjadi tumor. Sel kanker yang timbul kemudian menyerang jaringan di sekitarnya. Sel ini dapat melepaskan diri dari lokasi mula dan menyebar ke bagian tubuh lainnya, progres ini disebut sebagai metastasis.

  • Kanker Mulut Rahim Diakibatkan HPV atau Human papillomavirus

Ada beberapa Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks yang diderita oleh sekelompok wanita. Tetapi penelitian malah menemukan 99,7 persen kanker servik/mulut rahim disebabkan oleh HPV. HPV ialah satu kelompok virus,di mana terdapat lebih dari 100 macam HPV.

Virus HPV lazimnya tersebar melewati hubungan seksual, di mana terjadi kontak antara kulit kelamin, membran mukosa, atau pertukaran cairan tubuh, dan melewati seks oral. Sesudah mengawali hubngan seksual, diperkirakan terdapat 33 persen wanita akan terinfeksi HPV. Sebagian tipe HPV tak memunculkan gejala yang jelas, dan infeksi dapat sirna tanpa penanganan medis.

Tetapi terdapat tipe HPV lainnya yang dapat menyebabkan kutil pada alat kelamin. Tipe HPV penyebab kutil kelamin ini tak menyebabkan kanker serviks. Ada sekitar 15 tipe HPV yang berpotensi menyebabkan kanker mulut rahim. Dua tipe yang paling lazim yakni HPV 16 dan HPV 18. Tipe ini menjadi Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks atau kanker mulut rahim pada 70% wanita.

Tipe HPV yang berisiko tinggi dianggap mengandung materi genetis yang dapat dipindahkan dari sel virus ke dalam sel leher rahim. Materi ini akan mulai mengganggu performa sel, sampai hasilnya sel-sel serviks itu berkembang biak tanpa terkendali. Progres inilah yang menyebabkan munculnya tumor dan kemudian berubah menjadi kanker.

Belum ada obat yang dikenali dapat menyembuhkan infeksi HPV. Virus ini sendiri dapat konsisten berada di dalam tubuh dengan atau tanpa penanganan. Namun, kebanyakan infeksi HPV menghilang tanpa penanganan khusus dalam bentang waktu sekitar dua tahun. Tetapi, sebagai langkah berjaga-jaga, tiap-tiap wanita direkomendasikan untuk mendapatkan vaksinasi HPV untuk mencegah tertularnya tipe virus yang menyebabkan kanker.

  • Proses Pertumbuhan Sel Kanker

Kanker mulut rahim butuh bertahun-tahun untuk tumbuh dari sel sehat ke sel prakanker dan pada akhirnya sel kanker. Perubahan {tidak normal sel-sel sebelum kanker inilah yang diketahui dengan sebutan cervical intraepithelial neoplasia (CIN) atau sel prakanker. Perubahan sel imbas infeksi HPV menjadi CIN, sampai alhasil menjadi kanker. Progres ini dapat terjadi dalam kurun waktu hingga 20 tahun.

CIN yakni situasi pertumbuhan sel tidak normal sebelum kanker. Situasi ini biasanya tak mengancam kesehatan seseorang secara langsung, namun berpotensi berubah menjadi kanker. Walau risiko sel-sel CIN berubah menjadi kanker tergolong kecil, dokter akan memantau atau menanganinya sebagai langkah pencegahan kanker mulut rahim.

  • Tingkat perubahan sel tidak normal dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, yakni :

CIN 1 – Keadaan ini terjadi ketika perubahan pada sel-sel leher rahim masih sedikit atau tak terlalu signifikan. Dapat ditangani atau dipantau secara terprogram sebab sel-sel pada tahap CIN 1 dapat berubah menjadi normal kembali tanpa penanganan medis.
CIN 2 – Terjadi perubahan yang lebih dari CIN 2. lazimnya sel-sel tak normal diangkat oleh dokter.
CIN 3 – Pada tahap ini, perubahan sel amat sangat tak normal namun belum bersifat kanker. Sel-sel CIN 3 akan diangkat oleh dokter.

Unsur yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Mulut Rahim serta Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks

Ada beberapa unsur yang dapat meningkatkan risiko menderita kanker mulut rahim, antara lain:

  • Aktivitas seksual terlalu dini: Melakukan hubungan seksual pada usia terlalu dini akan meningkatkan risiko terinfeksi HPV.
  • Berganti-ganti pasangan seksual: Mempunyai banyak pasangan seksual akan meningkatkan risiko terinfeksi HPV.
  • Merokok: Wanita yang mengisap rokok berisiko dua kali lipat. Ini mungkin disebabkan oleh bahan kimia dari tembakau yang timbul di leher rahim.
  • Imunitas Tubuh yang lemah: Kondisi Keadaan ini mungkin dikarenakan mengkonsumsi obat tertentu seperti imunosupresan. Obat ini dipakai supaya tubuh tak menolak donor organ dari orang lain atau sebab menderita HIV/AIDS.
  • Melahirkan: Makin banyak buah hati yang dilahirkan seorang wanita, risiko mengidap kanker mulut rahim kian tinggi. Wanita yang punya tiga buah hati, tiga kali lebih berisiko terkena kanker mulut rahim ketimbang wanita yang tak punya buah hati sama sekali. Diperkirakan bahwa perubahan hormon dikala masa kehamilan membikin leher rahim lebih rentan terserang HPV.
  • Minum pil kontrasepsi atau KB lebih dari lima tahun: Mengkonsumsi pil KB cukup lama akan meningkatkan risiko dua kali lipat mengalami kanker mulut rahim. Walaupun hal ini masih belum terang alasannya.
  • Metode Penyebaran Kanker Mulut Rahim

Apabila kanker serviks tak didiagnosis dan tak ditangani, dengan sejalannya waktu sel kanker akan keluar dari leher rahim dan menyebar ke organ serta jaringan di sekitarnya. Kanker dapat menyebar ke Miss V dan otot yang menyangga tulang panggul. Sel kanker juga dapat menyebar ke tubuh bagian atas. Situasi ini akan menghambat saluran yang mengalir dari ginjal ke kandung kemih atau kerap kali disebut sebagai ureter.

Kanker dapat menyebar ke kandung kemih, rektum, dan akhirnya hingga ke hati, tulang, dan paru-paru. Sel kanker ini juga dapat menyebar ke limfatik. Sistem limfatik terdiri dari serangkaian nodus dan saluran yang menjalar ke segala bagian tubuh dengan metode yang sama seperti metode sirkulasi darah.

Nodus limfa menciptakan banyak sel khusus yang diperlukan oleh sistem imun tubuh. Apabila Anda terinfeksi Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks, nodus di leher atau di bawah ketiak akan membengkak. Pada sebagian kanker mulut rahim stadium awal, nodus limfa yang dekat dengan leher rahim mengandung sel kanker. Dan pada sebagian kanker mulut rahim stadium akhir, nodus limfa di dada dan perut juga dapat terinfeksi kanker.

Sekian Artikel Ini, Semioga Bermanfaat Buat Teman-teman.

Terima Kasih Atas Kunjungannya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. pola makan artis juga yang terkadang tidak teratur tuh plus tidur yang tidak tepat pada waktunya

  2. penyebab kanker serviks itu

    1. durhaka pada jupe dulunya durhaka dugem jarang pulang membuat sakir hati ibuknya padahal dia yang ngelahirin ibuknya

    2. durhaka pada suami berhubung belum punya suami berarti bukan poin ini

    3. zinah , bisa jadi ketularan gaston dan beberapa pria hidung belang lainya dulu nongkrongnya di diskotik sebelumnya jadi model majalah porno seperti kita tau dulu majalah model porno biasa diesek2 dulu sama bos penerbitnya agar diterima.