oleh

Stop Konsumsi Obat Sembarangan Jika Tidak Ingin Ginjal Rusak!

Stop Konsumsi Obat Sembarangan Jika Tidak Ingin Ginjal Rusak! – Tak sedikit orang yang langsung tertuju pada obat ketika badan mulai terasa sakit. Pusing sedikit minum obat, badan pegal-pegal minum obat, sakit gigi minum obat. Pada akhirnya tak terhitung berapa jumlah obat yang di konsumsi. Apalagi yang di minum adalah obat yang banyak beredar di pasaran tanpa resep dokter.

Penggunaan berlebihan ini justru akan memberikan dampak buruk pada ginjal. Organ ginjal sangat berfungsi untuk memfilter semua limbah dalam tubuh. Termasuk menghilangkan efek yang berasal dari obat-obatan yang masuk ke dalam tubuh. Obat-obatan yang memiliki dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal jika dikonsumsi setiap hari. Kerusakan ini pada akhirnya menurunkan kinerja ginjal untuk menyaring racun.

Dan jika racun menumpuk maka akan menyebar ke jaringan tubuh. Ginjal akan menyaring obat yang sudah melalui proses pelarutan terlebih dahulu dalam usus. Melalui unit penyaringan yang ada dalam ginjal atau nefron akan mendapatkan 200 liter darah per harinya. Pengaruh buruk obat di sini yaitu bisa mengurangi aliran darah, menyebabkan luka dan bisa menimbulkan alergi yang pada akhirnya merusak ginjal.

Stop Konsumsi Obat Sembarangan – Cara Konsumsi Obat Berikut Bisa Menyebabkan Kerusakan Ginjal

1. Mengkonsumsi Bukan Dari Resep Dokter

Setiap obat memiliki dosis yang berbeda dan tentu semua orang tidak akan tahu takarannya tanpa informasi dari dokter. Obat-obatan yang diberikan oleh rumah sakit tentu melalui pertimbangan yang tepat dengan kondisi pasien. Tapi bagaimana jika membelinya di toko obat atau warung?. Banyak orang yang ingin cepat sembuh tanpa harus bertemu dokter.

Apalagi jika sakitnya terbilang ringan seperti flu, atau batuk. Beli obat di pasaran sudah langsung sembuh. Bahkan menjadi kebiasaan tanpa tahu dosisnya. Pemahaman inilah yang bisa membuat ginjal Anda rusak.Apalagi dengan mengkonsumsi jenis obat NSAID (Non steroidal Anti Inflammatory Drugs) tanpa ada resep dokter. Obat ini biasa digunakan untuk demam dan nyeri sendi.

Kinerjanya yaitu bisa melebarkan pembuluh darah tetapi mengurangi aliran darah ke ginjal. Pada akhirnya dapat melukai jaringan pada ginjal. Untuk gejalanya tidak akan terasa dalam tubuh dan akan diketahui jika Anda melakukan tes darah. Akan terlihat bahwa fungsi ginjal menurun.

2. Stop Konsumsi Obat Sembarangan Tanpa Aturan

obat antibiotik

Pemakaian antibiotik juga banyak dilakukan orang-orang. Apalagi jika beli di apotik tanpa ada resep dokter. Walaupun ada pemberitahuan untuk dihabiskan tapi tidak semua penyakit bisa diatasi dengan mengkonsumsinya. Karena untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus harus di tangani dengan obat berbeda. Antibiotik hanya dapat mengobati penyakit yang diakibatkan oleh bakteri saja.

Salah satunya untuk antibiotik jenis aminogikosida, beta-laktam, dan kuinolon jika tidak ada resep dokter maka bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Karena tidak semua bakteri juga harus diobati dengan konsumsi antibiotik. Apalagi untuk penyakit yang berasal dari virus dapat menyebabkan resistansi antibiotik.

Baca Juga : Pentingnya Makanan Probiotik Untuk Kesehatan Pencernaan Anda.

3. Konsumsi Obat Herbal Untuk Waktu Lama

Tak sedikit orang yang pada akhirnya beralih mengkonsumsi obat herbal. Padahal jika berlebihan tetap saja memberi efek pada kerusakan ginjal. Anda yang sudah mengkonsumsinya dalam waktu yang lama lebih baik segera cek kesehatan ginjal. Ternyata obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan juga belum tentu aman untuk di konsumsi. Obat herbal akan merubah struktur ginjal jika di konsumsinya dalam jangka waktu panjang.

Mulai sekarang Anda harus lebih teliti ketika akan mengkonsumsi obat. Tanyakan terlebih dahulu kepada dokter yang sudah tahu resep pemakaiannya. Walaupun tidak semua obat yang di konsumsi dalam waktu yang lama menyebabkan kerusakan ginjal. Asalkan dosis yang diberikan sesuai dengan kondisinya. Untuk itu selalu konsultasikan keluhan Anda pada dokter agar dapat di obati dengan tepat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *