√ Perbedaan Analisis Teknikal Dan Fundamental Saham, Bagusan Mana?

Perbedaan Analisis Teknikal Dan Fundamental Saham, Bagusan Mana? – Dalam dunia investasi, baik saham, forex, maupun jenis investasi mainnya, bisa dibilang untuk mendalami tidak semudah yang dibayangkan. Butuh pembelajaran secara terus menerus dan berkelanjutan serta serius dan konsisten.

Terutama bagi para pemula yang masih belum tahu tentang dunia investasi. Tentu saja juga masih banyak istilah-istilah dalam saham yang belum dikenali. Selain istilah teknik-teknik mungkin banyak juga yang belum mengetahuinya. Banyak pemula yang mengatakan bahwa investasi saham merupakan salah satu investasi yang begitu sulit dilakukan. Tapi bagi sebagian orang semakin sulit terkadang semakin menarik untuk diulik.

Salah satu penyebab kenapa investasi saham maupun forex itu susah dikarenakan harga saham yang naik turun tidak stabil. Akan tetapi sebenarnya para pelaku pasar itu bisa menganalisis serta memahami pergerakan yang terjadi kira kira kapan bisa mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga. Pasar saham dan forex jika ditelusuri menyuguhkan banyak hal yang tak terduga.

Banyak sekali berita yang beredar di mana bisa memberikan dampak pada pergerakan harga pada suatu instrumen investasi. Tidak ada satu orang pun yang bisa memprediksi pergerakan harga. Dan menganalisa merupakan strategi yang selalu dilakukan untuk memprediksi pergerakan harga ingin bergerak kemana. Ada 2 jenis analisa, yakni analisa teknikal dan fundamental.

Apa itu analisa teknikal dan fundamental?. Jadi analisis teknikal merupakan sebuah metode analisis untuk memperkirakan arah pergerakan harga di masa depan, dengan mempelajari sumber data harga di masa lalu yang ada di pasar yang terbentuk dari chart.

Sedangkan analisa fundamental ini berkutat seputar laporan keuangan instrumen keuangan. Bahkan sampe rasio-rasionya. Terdapat perbedaan pdaa analisa fundamental dan teknikal, yakni sebagai berikut

Perbedaan Analisis Teknikal Dan Fundamental Saham

1. Objek Analisa Teknikal dan Fundamental

Biasanya orang yang memilih analisis teknikal akan suka dengan chart, candle stick, dan bahkan fibonacci sedangkan untuk fundamental lebih ke laporan keuangan hingga ke rasio rasionya. Dari hal tersebut objek antara kedua hal tersebut saja sudah berbeda sekali.

Yang jelas kalau analisis teknikal akan melihat pergerakan harga dari chart, harga pembukaan, penutupan, harga terendah, dan harga tertinggi, sedangkan untuk fundamental lebih ke rasio kecukupan modal, rasio utang, rasio profit, dan sebagainya.

2. Horizon Waktu

Berbicara mengenai perbedaan maka waktu sendiri salah satu komponen yang membedakan begitu dasar bahkan target penggunaannya juga. Untuk analisa fundamental saham sendiri akan selalu memperhatikan laporan keuangan pada tahun terakhir. Biasanya diambil dari laporan keuangan yag sudah berjalan selama 3 sampai 5 tahun.

Sedangkan untuk analisis teknikal sendiri berbasis chart yang waktunya itu bisa harian, mingguan, dan bulanan bahkan perjam pun ada.

3. Waktu Yang Tepat Untuk Beli Saham

saham

Membeli saham berbasis analisa fundamental ketika harga turun yang seharusnya seperti istilah “salah harga”. Hal tersebut memiliki arti bahwa tidak setiap saat investor dapat membeli saham yang sama karena jika terlalu mahal tidak dapat keuntungan.

Sedangkan untuk analisa teknikal hampir bisa membeli saham lebih sering dibandingkan dengan analisa fundamental saham. Karena analisa teknikal lebih memperhitungkan pada pergerakan dan berbasis chart.

4. Jangka Waktu

Untuk analisa teknikal cenderung digunakan untuk trading harian, artinya kita yang mengambil keuntungan per hari, lebih baik menggunakan analisa teknikal. Namun untuk analisa fundamental, kita menggunakannya untuk investasi jangka panjang, minimal 6 bulan kedepan.

Baca Juga :

5. Konsep

jangka pendek vs jangka panjang

Jika anda bisnis saham maupun forex, menggunakan analisa teknikal untuk mendapatkan keuntungan setiap hari merupakan konsep trading. Sedangkan jika menggunakan analisa teknikal untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang disebut investasi.

6. Analisa Trend

Perbedaan yang terakhir mengenai analisa trend, misalnya saja pada analisis fundamental tidak melakukan analisa berbasis harga. Hal itu disebabkan trend yang dapat diperhatikan investor adalah bagian dalamnya seperti kenaikkan EPS contohnya. Sedangkan untuk analisis teknikal selalu optimis bahwa harga di masa lalu itu akan berulang kembali.

Jadi, tentukan sendiri anda ingin menggunakan analisa yang mana. Jika anda mengambil keuntungan harian, gunakan analisa teknikal, dan jika anda mengambil keuntungan jangka panjang, gunakan analisa fundamental. Oke, sekian penjelasan mengenai perbedaan analisa teknikal dan fundamental saham. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *