Apa Itu Skema Ponzi?, Modus Investasi Bodong Yang Wajib Kalian Tahu

a Itu Skema Ponzi?, Modus Investasi Bodong Yang Wajib Kalian Tahu – Ketika mengenal investasi maupun bisnis maka kita akan sering kali mengenal banyak istilah. Salah satunya yaitu Skema Ponzi. Mungkin diantara anda ada yang sudah tahu mengenai apa itu skema ponzi dan ada yang belum.

Isitilah ini sangat marak sekarang, dan dimanfaatkan beberapa pihak untuk meraup keuntungan dengan cepat. Namun anda wajib mengetahui skema curang ini. Berikut penjelasan mengenai skema ponzi lengkap.

Apa iIu Skema Ponzi?

Skema Ponzi merupakan salah satu jenis penipuan investasi yang tentunya sangat menjanjikan bagi investor karena tingkat pengembalian yang tinggi tanpa benar-benar mengumpulkan pendapatan yang sah. Kita ulik lagi mengenai skema ini lebih dalam dan kita akan memahami secara benar tentang skema ini.

Skema ini pertama kali dikembangkan oleh seorang berkebangsaan Italia yang bernama Charles Ponzi pada tahun 1920, dan ini merupakan cara memikat investor baru yang menjanjikan pengembalian yang tinggi serta konsisten tanpa banyak risiko.

Dalam hal ini, penipu biasanya akan membayar kembali para investor asli dengan menjanjikan putaran baru dengan pengembalian yang sama. Siklus ini akan terus berjalan hingga tidak ada cukup uang lagi untuk bayar semua investor. Dan di mana skema ini mulai runtuh dan remuk.

Mimin anggap sih skema ini mirip sekali dengan skema piramida dalam hal memberi kepercayaan terhadap orang-orang. Terutama dalam hal pengembalian tinggi dengan sedikit uang muka daripada pengembalian yang nantinya mereka dapatkan nanti.

Jadi mereka itu akan merasa berhasil akan tetapi pada saat peserta atau investor bergabung saja. Apabila akhir-akhir nanti ya bakalan runtuh dan remuk. Karena sudah tidak ada lagi dana untuk para investor apabila sudah tidak cukup.

Bagaimana Cara Kerjanya?

sistem piramida

Charles Ponzi, menjalankan penipuannya ini dengan melibatkan dokumen-dokumen penting pada tahun 1920 an. Dia berjanji kepada investornya dengan pengembalian 50% hanya kurun waktu 90 hari saja. Hingga berbulan-bulan ia berhasil mengumpulkan 20 juta dollar dari orang orang yang tidak merasai mencurigainya.

Pada akhirnya skema itu mulai berantakan dan kacau balau ketika ia tidak dapat mendatangkan cukup banyak investor baru dan untuk membayar investor yang lama. Walaupun sebenarnya Ponzi bukanlah orang yang pertama dalam melakukan tindakan tersebut, akan tetapi ia begitu menonjol. Dikarenakan banyak uang yang terlibat dalam kasus tersebut.

Baca Juga :

Ciri Khas Skema Ponzi Yang Perlu Anda Ketrahui

Jika anda menemui jenis investasi seperti ini, lebih baik anda menghindarinya.

  • Pengembalian tinggi dengan sedikit modal
  • Pengembalian yang terlalu cepat
  • Investasi begitu sulit untuk dipahami dan susah dimengerti
  • Dokumen skema bisnis yang tidak valid
  • Investasi tidak ada lisensi
  • Terdapat masalah saat mengambil/mencairkan uang

Skema ponzi ini mirip dengan piramida ini tentu saja ada perbedaannya. Dalam skema ponzi, orang yang menjalankan skema merekrut investor dan nantinya teurs menerus merekrut para investor baru untuk membayar pengembalian investasi yang sudah ada.

Sedangkan dalam skema piramida ini, operator atau yang mengundang peserta untuk bergabung dengan skema yang dimana didorong untuk merekrut anggota baru yang nantinya bekerja di bawahnya. Hampir mirip juga seperti Multi level marketing atau MLM.

Jadi sampai di sini sudah paham betul bukan mengenai apa itu skema ponzi beserta ciri-cirinya. Jadi ini merupakan salah satu jenis penipuan yang wajib dihindari, jangan sampai terjebak dalam hal ini. Pasti dijamin merugi, apabila kalian mengenali ciri khasnya seperti pengembalian tinggi tanpa risiko, pengembalian yang terlalu cepat, investasi yang sulit untuk dipahami dan lainnya pasti itu merupakan skema ponzi.

Jadilah investor yang cerdas, jangan sampai terkelabuhi oleh hal sepele ini. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, sekian dan terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *