Apa itu Proof of Work (PoW) dalam Kripto? Berikut Ulasannya!

Apa itu Proof of Work (PoW) dalam Kripto? Berikut Ulasannya! – Setelah kemarin saya membahas mengenai Proof of Stake (PoS), tidak lengkap rasanya jika belum membahas mengenai PoW.

Seperti yang sudah saya jelaskan, baik PoW maupun PoS adalah sistem konsensus dalam dunia blockchain. Dimana PoS mengandalkan jumlah aset pengguna, sedangkan PoW mengandalkan mining.

Berikut ulasan lengkap dari sistem konsensus Proof of Work (PoW) dalam dunia cryptocurrency!.

Apa itu Proof of Work (PoW) dalam Kripto? Berikut Ulasannya!

Proof of Work (PoW) adalah protokol yang memiliki tujuan utama mencegah serangan cyber seperti serangan distributed denial-of-service (DDoS), yang bertujuan menghabiskan tenaga sumber daya sistem komputer dengan mengirim beberapa permintaan palsu.

Konsep ini sebenarnya sudah ada bahkan sebelum Satoshi Nakamoto menciptakan Bitcoin. Namun sebenarnya PoW awalnya dipublikasikan oleh Cynthia Dwork dan Moni Naor pada 1993.

Tetapi istilah Proof-of-Work diciptakan oleh Markus Jakobsson dan Ari Juels dalam sebuah dokumen yang diterbitkan pada tahun 1999. Jadi bukan Satoshi yang menciptakan sistem konsensus PoW.

Baca Juga :

Kaitan PoW dan Mining

PoW merupakan persyaratan untuk mendefinisikan penambangan/mining. Hal ini perlu dilakukan untuk menciptakan kelompok baru yang berisi blok pada blockchain.

Mining disini memiliki 2 tujuan, yakni untuk memverifikasi keabsahan suatu transaksi, dan untuk menciptakan mata uang digital baru dengan memberikan imbalan kepada penambang yang telah melakukan tugasnya.

Cara Kerja Proof of Work

  • Transaksi digabungkan menjadi sesuatu yang disebut blok.
  • Miners memverifikasi bahwa transaksi dalam setiap blok adalah sah.
  • Untuk melakukannya, Miners harus memecahkan teka-teki matematika yang dikenal sebagai masalah proof-of-work.
  • Imbalan diberikan kepada Miners pertama yang memecahkan masalah pada setiap blok.
  • Transaksi terverifikasi akan disimpan di blockchain publik

Semua Miners berkompetisi untuk menjadi yang pertama yang menemukan solusi untuk soal matematika. Ketika seorang Miner menemukan solusi yang tepat, dia mengumumkannya ke seluruh jaringan pada saat yang sama, dan akan hadiah dalam bentuk aset cryptocurrency (imbalan) yang disediakan oleh protokol.

Perbedaan Besar Antara PoW dan PoS

apa itu Proof of Work

Perbedaan besar antara kedua sistem konsensus tersebut terletak pada tingkat kesulitan dan harga. Yang mana konsensus PoW membutuhkan sumber daya yang besar seperti PC, GPU, dan hardware lain yang harganya tidak murah dan sangat sulit untuk pekerjaannya.

Sedangkan pada sistem konsensus PoS, kita sebagai pengguna hanya perlu menjaminkan aset kita, atau sering disebut melakukan Staking untuk mendapatkan aset kripto yang kita inginkan. Lebih murah dan lebih hemat waktu.

Di lain sisi, menurut saya pribadi, PoW ini lebih kuat keamanannya dan sangat sulit untuk dimanipulasi. Sedangkan sistem PoS rentan dimanipulasi.

Jadi, menurut anda sistem konsensus mana yang lebih bagus?, Proof of Stake (PoS) atau Proof of Work (PoW)?. Tulis di kolom komentar.

Sekian pembahasan mengenai apa itu proof of work (PoW). Semoga bermanfaat untuk kita semua, terutama kalian yang mau terjun di cryptocurrency.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *