Apa itu Dogecoin? Sejarah, Usecase, dan Cara Belinya

Kayeols

Apa itu Dogecoin? Sejarah, Usecase, dan Cara Belinya – Dogecoin merupakan salah satu token kripto terbesar per artikel ini dibuat pada Juni 2023, yang berada di top 20 coinmarketcap dan coingecko.

Pemain kripto awal pastinya tau token ini, namun tidak sedikit orang yang belum mengerti apa itu Doge coin, terutama pemula.

Nah, untuk menjawab rasa penasaran tersebut, akan saya jelaskan disini panjang lebar mengenai Doge coin ini, simak baik-baik ya!,

Apa itu Dogecoin? Sejarah, Usecase, dan Cara Belinya

Dogecoin atau $DOGE adalah sebuah cryptocurrency yang awalnya dibuat pada tahun 2013 sebagai parodi terhadap cryptocurrency yang serius seperti Bitcoin.

Baca Juga:  Apa itu Cardano?, Kelebihan, Kelemahan, Sejarahnya!

Nama Dogecoin sendiri diambil dari meme internet yang populer pada saat itu, yaitu “Doge” yang menampilkan gambar seekor anjing Shiba Inu dengan kata-kata yang dieja secara fonetis.

Meskipun awalnya dimulai sebagai lelucon, $DOGE telah mendapatkan popularitas yang cukup besar di kalangan komunitas cryptocurrency.

$DOGE menggunakan teknologi blockchain yang sama seperti Bitcoin, namun memiliki beberapa perbedaan, seperti penggunaan algoritma konsensus yang berbeda dan jumlah pasokan yang jauh lebih besar.

Salah satu ciri khas $DOGE adalah komunitasnya yang aktif dan kecenderungan untuk melakukan aksi sosial dan donasi.

Mereka sering terlibat dalam kegiatan amal dan dukungan terhadap berbagai penyebab. Dogecoin juga dikenal dengan logo atau simbolnya yang khas, yaitu wajah anjing Shiba Inu.

Baca Juga :

Baca Juga:  Apa itu Minting NFT dalam Dunia Kripto? Yuk Simak!

Usecase/Kegunaan

1. Transaksi

Dogecoin dapat digunakan untuk melakukan transaksi online seperti pembelian barang dan jasa di tempat-tempat yang menerima cryptocurrency.

Beberapa bisnis kecil bahkan menerima $DOGE sebagai alat pembayaran resmi.

2. Tip dan Donasi

Komunitas Dogecoin dikenal sangat aktif dalam memberikan tip dan donasi kepada anggota komunitas dan kegiatan amal.

$DOGE sering digunakan untuk memberikan tip kepada konten kreator atau menyumbangkan dana untuk tujuan amal dan bencana.

3. Penggalangan Dana

Dogecoin telah digunakan dalam beberapa kampanye penggalangan dana untuk tujuan tertentu. Misalnya, pada tahun 2014, komunitas $DOGE menggalang dana untuk mengirim tim Jamaika bobsled ke Olimpiade Musim Dingin.

Dogecoin juga terlibat dalam penggalangan dana untuk proyek-proyek seperti sumur air bersih di Afrika dan penelitian ilmiah.

4. Spekulasi dan Investasi

Seperti halnya cryptocurrency lainnya, $DOGE dapat diperdagangkan di bursa cryptocurrency. Beberapa orang membeli Dogecoin dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan melalui fluktuasi harganya.

Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Online

Namun, perlu diingat bahwa investasi dalam cryptocurrency melibatkan risiko yang tinggi dan perlu dilakukan dengan hati-hati.

5. Pembelajaran

Bagi orang-orang yang ingin belajar tentang teknologi blockchain dan cryptocurrency, Dogecoin dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan.

Karena $DOGE memiliki komunitas yang besar dan antusias, banyak sumber daya dan tutorial yang tersedia untuk memahami bagaimana cryptocurrency bekerja.

Dalam penggunaan sehari-hari, $DOGE lebih sering digunakan untuk tujuan sosial, hiburan, dan pembelajaran dibandingkan sebagai alat pembayaran utama atau investasi serius.

Namun, perlu diingat bahwa dunia cryptocurrency sangat dinamis, dan penggunaan Dogecoin bisa berubah seiring waktu.

Cara Membeli

$DOGE

Banyak sekali exchange kripto di Indonesia yang sudah menyediakan pair perdagangan $DOGE. Seperti Indodax, PINTU, hingga exchange luar seperti Binance, Coinbase, dan masih banyak lagi.

Untuk metode pembelian, seperti biasa kita harus topup terlebih dahulu, setelah itu baruslah kita bisa membuat perdagangan.

Bagikan:

Tags

Kayeols

Usaha dan Berdoa itu Sangat Penting, Berjuanglah Sekuat Tenaga, Niscaya Perjuanganmu akan membuahkan Hasil Yang Manis.

Tinggalkan komentar