oleh

5 Modus Penipuan Online Terbaru, Kamu Harus Hati – Hati di Internet

5 Modus Penipuan Online Terbaru, Kamu Harus Hati – Hati di Internet – Pada era digital seperti ini penipuan tidak hanya terjadi secara tatap muka saja, melainkan secara online. Perkembangan teknologi yang begitu pesat, juga meningkatkan jumlah kejahatanyang ada.

Kita tahu bahwa penipuan zaman dulu masih sangat kuno, dan yang terjerat pasti orang – orang yang belum terlalu paham. Namun untuk saat ini, hampir semua kalangan bisa terkena penipuan dari bentuk apapun dan yang paling sering adalah penipuan online.

Pada tahun 2005 – 2010 penipuan sering dilakukan melalui sms yang dikirimkan oleh pelaku terhadap korban. Ada banyak sekali modus yang mereka lakukan untuk menjerat korban agar termakan umpan yang telah diberikan.Salah satu contoh adalah memberikan hadiah dengan jumlah ratusan juta dengan mengatasnamakan pihak lain.

Tak tanggung – tanggung, biasanya mereka mengatasnamakan perusahaan yang telah dikenal masyarakat, sehingga ini akan terlihat lebih alami. Untuk sekarang ini, penipuan tersebut telah berkembang secara online, dan banyak sekali jenis penipuan online, contohnya sebagai berikut.

Modus Penipuan Online Terbaru Yang Harus Diwaspadai

1. Menjual Barang Murah

penipuan handphone murah

 

Modus yang kini tengah berkembang di tengah masyarakat adalah pelaku menawarkan suatu barang dengan harga yang murah, saking murah harganya sampai tidak masuk akal. Penawaran barang dengan harga murah ini hanyalah sebuah umpan belaka yang diberikan oleh pelaku. Selain dengan harga yang murah, biasanya pelaku juga mengatasnamakan beberapa marketplace besar entah itu Indonesia (nasional) maupun internasional.

Ini tentunya sangat berbahaya, apalagi bagi orang yang suka belanja dan tidak tahu soal penipuan. Dengan dukungan online shop terkenal menambah keyakinan korban terhadap penipuan macam ini. Modus penipuan seperti ini biasanya dilakukan pelaku melalui layanan komunikasi seperti WhatsApp, BBM, Line, Facebook dan layanan komunikasi lainnya yang biasanya bersifat personal saja.

2. Melalui Undian Berhadiah

Pernahkah anda mendengar sebuah undian? ya, undian memang sangat berhubungan dengan hadiah. Dan hal inilah yang sekarang sering digunakan oleh para pelaku penipuan yang berkedok secara online. Modus penipuan online ini biasa dilakukan pelaku melalui beragam layanan komunikasi, di mana mereka akan mengirim pesan yang menyatakan bahwa anda (korban) mendapatkan atau menang sebuah undian yang berhadiah besar.

Tak jarang untuk mendapatkan keuntungan yang besar, penipu memberikan hadiah yang luar biasa yaitu 1 buah mobil. Tentu ini akan menarik banyak peminat atau korban karena hadiah yang diberikan. Seperti modus penipuan sebelumnya, modus undian berhadiah ini sering mengatasnamakan toko online atau perusahaan yang sudah banyak dikenal masyarakat. Dengan bermodalkan sebuah blog gratisan dengan template mirip sebuah marketplace mereka mulai bertindak.

3. Penipuan Dengan Strategi Ponzi

modus penipuan online

Apakah anda pernah mendengar istilah ponzi sebelumnya? Kalau belum, ponzi adalah sebuah strategi dalam melakukan sebuah modus penipuan. Strategi ini hampir mirip -mirip dengan bisnis MLM bodong yang akan memakan banyak korban akibat penawaran sebelumnya. Dampak dari strategi ponzi, sama dengan bisnis MLM yang banyak anda kenal. Lalu bagaimana cara kerja strategi ponzi ini?, cara kerjanya adalah anda diharuskan mendapatkan anggota baru dan akan mendapatkan hadiah.

Untuk hadiah yang diberikan pelaku penipuan tidak main – main dari mulai mobil hingga sebuah apartemen. Tentunya dengan hadiah yang begitu menggiurkan siapa yang bisa menolak tersebut. Namun tunggu dulu, hadiah tersebut tidak akan pernah bisa anda dapatkan. Sebab itu cuma modus yang dilakukan oleh pelaku penipuan. Meskipun anda berhasil mendapatkan anggota baru, mereka tidak akan pernah memberikannya.

4. Bukti Transfer Hasil Edit

Bagi anda yang suka melakukan jual beli secara online pasti anda familiar dengan mengirimkan bukti transfer. Bukti transfer ini digunakan untuk menindak lanjut barang yang ingin anda beli (dikirim ke anda). Kegiatan ini digunakan ketika anda membeli sebuah barang atau sebagai pembeli, apabila anda seorang penjual anda harus hati – hati, kenapa?. Sebab akhir – akhir ini banyak beredar di masyarakat telah terjadi penipuan dengan menggunakan bukti transfer palsu.

Kok bisa?, bukti pembayaran yang keluar dari ATM seharusnya yang digunakan untuk bukti pembayaran. Berbeda halnya penipu, mereka mengedit bukti pembayaran hingga sedetail mungkin , sehingga penjual merasa percaya. Setelah mengirim barang dan mengecek ATM, ternyata tidak transfer yang dilakukan. Nah, untuk membedakan antara bukti transfer palsu dengan yang asli adalah terletak pada logo di kertas pembayaran.

5. Delay, Pengiriman Nomor Resi

modus penipuan online

Masih dalam ruang lingkup jual beli, bagi anda yang suka membeli barang secara online pasti tidak asing dengan nomor resi. Nomor resi ini digunakan untuk melacak barang anda apakah sudah dikirim, dalam perjalanan atau sudah terkirim. Nomor resi akan diberikan oleh ekspedisi barang kepada penjual dan diberikan kembali ke pembeli. Namun, pernahkah anda mendapati penjual yang mendelay pengiriman nomor resi terhadap anda?.

Apabila anda pernah mengalami kejadian ini, kemungkinan besar anda telah ditipu dan berusaha ditipu oleh pelaku penipuan. Ini merupakan modus penipuan terbaru yang tengah booming di masyarakat. Perlu anda ketahui bahwa nomor resi akan diberikan ketika penjual melakukan pengiriman. Dan tentunya tidak ada alasan untuk menunda nomor resi kepada pembelinya. Jika anda penundaan pengiriman nomor resi, anda perlu berhati – hati, bisa jadi dia adalah penipu.

Baca juga : Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Untuk Pemula.

Nah itulah modus – modus penipuan online yang hangat dikalangan masyarakat. Tentunya anda perlu berhati – hati dalam menghadapi era digital seperti ini. Dengan kemajuan teknologi, maka kemungkinan besar, kejahatan juga berkembang. Teliti terlebih dahulu sesuatu hal yang mungkin belum banyak anda kenal. Apabila mencurigakan dan bisa membahayakan, sebaiknya anda membiarkan orang – orang tersebut dan menghapusnya dari perangkat elektronik yang anda miliki.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *