oleh

6 Pusaka Sunan Kalijaga Yang Masih Ada Hingga Kini

6 Pusaka Sunan Kalijaga Yang Masih Ada Hingga Kini – Sunan Kalijaga merupakan salah satu sunan dari sembilan sunan yang berjasa dalam menyebarkan agama islam di Indonesia. Sunan Kalijaga sendiri banyak berdakwah di daerah pulau Jawa. Sedangkan sunan – sunan lainnya menyebar di hampir seluruh pulau yang ada di Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan lainnya. Dalam menyebarkan agama islam di tanah nusantara, sunan Kalijaga menggunakan beberapa pusaka untuk mempermudah masyarakat kala itu.

Pusaka yang sering digunakan oleh sunan Kalijaga adalah wayang kulit. Dengan mengelar pertunjukan wayang kulit di tengah – tengah masyarakat sunan Kalijaga menyisipkan pesan tentang agama islam. Penggunaan alat peraga dalam menyiarkan agama islam tidak hanya digunakan oleh sunan Kalijaga saja, melainkan 8 sunan lainnya. Selain wayang, masih ada banyak lagi pusaka – pusaka yang dimiliki oleh sunan Kalijaga di kemungkinan memiliki kekuatan spiritual.

Pusaka Sunan Kalijaga Yang Masih Ada Hingga Kini

Meskipun memiliki pusaka yang begitu banyak, keberadaannya perlahan – lahan mulai hilang karena usia yang sudah begitu tua. Namun, ada beberapa pusaka yang keberadaannya masih terjaga bahkan hingga sekarang ini. Pusaka – pusaka ini sangat berguna untuk melakukan kegiatan penyebaran agama islam di Indonesia. Pusaka yang hingga saat ini masih ada sekitar 5 – 7 pusaka, lalu apa saja pusaka milik sunan Kalijaga yang masih ada, berikut ini penjelasannya.

1. Keris Kyai Carubuk

pusaka sunan kalijaga

Keris merupakan pusaka khas di daerah pulau Jawa, maka kemungkinan besar salah satu pusaka dari Sunan Kalijaga adalah keris. Memang benar, salah satu pusaka yang dimiliki oleh sunan Kalijaga adalah keris. Di mana keris ini diberi nama oleh Sunan yang bernama keris kyai carubuk. Diyakini bahwa keris ini bukan sembarang keris melainkan ada sesuatu hal spiritual di dalamnya. Pusaka ini sendiri di buat oleh seorang teman Sunan yang bernama Empu Supa atas perintah dari Sunan sendiri.

2. Rompi Otokusumo

pusaka sunan kalijaga

Pusaka yang dimiliki oleh sunan Kalijaga lainnya adalah rompi otokusumo. Rompi yang dimiliki oleh sunan berbeda dengan rompi pada umumnya, bagaimana tidak, rompi ini terbuat dari 100% kulit kambing. Ada hal unik yang terdapat di rompi tersebut, di mana rompi tersebut terdapat tulisan – tulisan arab yang dimaksudkan sebagai perlindungan. Tulisan arab yang dibuat dalam rompi otokusumo berkaita dengan ilmu kejawen yang dimiliki oleh sunan Kalijaga.

3. Tasbih Sunan

pusaka sunan kalijaga

Hampir semua sunan yang menyebarkan agama islam di Indonesia memiliki tasbih sebagai salah satu bentuk beribadah terhadap Allah. Sunan Kalijaga juga memiliki satu tasbih yang kini keberadaannya masih terjaga dengan rapi. Dalam kehidupan sekarang ini, tasbih ini sering digunakan sebagai peraga ritual oleh para pecinta spiritual. Bahkan digadang – gadang tasbih ini memiliki kandungan yang luar biasa, namun itu kembali kepercayaan orang masing – masing.

4. Batu Bobot

pusaka sunan kalijaga

Dalam proses pembuatan keris (menempa keris), empu Supa menggunakan batu bobot ini sebagai landasan. Batu bobot ini menjadi salah satu pusaka milik sunan Kalijaga yang digunakan untuk membuat keris kyai carubuk yang telah dipesannya. Pusaka ini dimiliki oleh sunan ketika melakukan dakwah di Mrapen, menurut asal usulnya, batu ini memiliki berat yang sangat luar biasa. Hal ni juga yang menjadi alasan mengapa sunan tidak membawanya ketika beliau berdakwah.

5. Sumur Jalatunda

pusaka sunan kalijaga

Peninggalan sunan Kalijaga lainnya yang masih ada hingga kini adalah sumur jalatunda. Sejarah menyebutkan bahwa sumur ini merupakan bekas tempat Sunan meninggalkan jala untuk mencari air wudhu untuk para Sunan lainnya. Dari kepercayaan masyarakat sekitar, air sumur jalatunda ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Seringkali, sumur ini disebut sebagai sumur zamzam demak. Saat ini sumur Jalatunda sendiri berada di sebelah timur pemakaman Sunan Kalijaga.

6. Api Alam Abadi

pusaka sunan kalijaga

Pusaka yang terakhir ini mungkin sangat familiar di masyarakat yaitu api alam abadi. Disebut sebagai api abadi sebab api ini tidak dapat padam meskipun terkena air karena hujan. Hal ini disebabkan api ini berasal dari gas alam. Keluarnya api ini menurut sejarah berasal dari Sunan Kalijaga yang menancapkan tongkatnya ketika ingin perang melawan Majapahit. Tujuan awal dari Sunan menancapkan tongkat adalah mencari air untuk prajuritnya yang mengalami kelelahan.

Baca : 4 Kota Di Jawa Timur Dengan Sejarah Panjang, Nomor 2 Paling Berkesan

Nah itulah beberapa pusaka Sunan Kalijaga yang hingga kini keberadaannya masih terawat. Pusaka – pusaka ini sangat berperan penting dalam proses penyebaran agama islam yang dilakukan oleh Sunan. Oleh karena hal tersebut kita perlu menjaga dan melestarikan keberadaannya. Beberapa pusaka yang dimiliki oleh Sunan Kalijaga terkandung unsur – unsur seni, sebab Sunan memang memiliki jiwa seni yang cukup tinggi. Bahkan Sunan sangat senang menyiarkan islam dengan perantara pertunjukan seni.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *