Apa Yang Bisa Dilakukan UIPath?, Perhatikan Hal Ini Sebelum Menerapkannya

Apa Yang Bisa Dilakukan UIPath?, Perhatikan Hal Ini Sebelum Menerapkannya – Tenaga manusia kerap mengalami human error ketika melakukan pekerjaan yang terus berulang. Padahal, pekerjaan di dalam suatu perusahaan sangatlah kompleks dan membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi. Sehingga, tidak heran jika saat ini banyak perusahaan yang memanfaatkan Uipath RPA.

Nah, RPA atau robotic process automation sendiri bisa meniru aktivitas manusia dalam komputer. Namun, perbedaannya, software robot ini memiliki kecepatan serta akurasi sampai 100%. Bot Ui path ini bisa melakukan login dalam sistem, memasukkan data, lalu menyelesaikan tugasnya dengan cepat. Setelahitu, Ui path pun bisa log out sendiri dari aplikasi.

Apa Yang Bisa Dilakukan UIPath?, Berikut Jawabannya

1. Tiga Jenis Teknologi RPA

Uipath robotic process automation sendiri terbagi atas tiga kategori besar yang meliputi probots, knowbots, serta chatbots. Perbedaan ketiganya akan diuraikan di bawah ini :

  1. Probots : dapat melakukan proses data yang memiliki rule sederhana dan berulang-ulang.
  2. Knowbots : menjelajah internet dengan tujuan mengumpulkan serta menyimpan informasi yang spesifik mengenai pengguna.
  3. Chatbots : agen virtual yang mampu melakukan respons pada permintaan pelanggan secara real time.

2. Penerapan Uipath

Uipath sebagai RPA bisa melakukan banyak hal untuk perusahaan. Nah, berikut ini adalah saran untuk penerapan RPA bagi beberapa perusahaan, diantaranya :

  1. Jasa Keuangan : RPA berfungsi meningkatkan efisiensi serta kecepatan untuk berkompetisi dengan fintech. Beberapa tugas yang bisa dilakukan adalah otomatisasi pembukaan serta penutupan rekening, pembayaran mata uang asing, melakukan proses klaim asuransi, dan sebagainya
  2. Layanan Kesehatan : melakukan otomatisasi proses back office serta revenue cycle management. Seperti melakukan billing, catatan medis pasien, pelaporan, dan sebagainya.
  3. Pemerintahan : otomatisasi fungsi back office atau fungsi agar bisa melayani masyarakat secara langsung.
  4. Telekomunikasi : melakukan otomatisasi tugas repetitif mengenai penyiapan dokumen.
  5. Transportasi : bisa meng-otomatisasi proses dokumen shipping serta proses yang berbasis dokumen.

Baca Juga :

3. Menilik Jejak Perkembangan Uipath RPA

Uipath merupakan salah satu RPA yang bisa dibilang terbesar di dunia. Software robotik ini telah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Namun, sebetulnya teknologi RPA sendiri sudah ada di awal 2000-an. Meskipun perkembangannya sudah ada beberapa tahun sebelumnya. RPA ini bisa dibilang adalah evolusi dari beberapa teknologi, yakni workflow automation, screen scraping, serta artificial intelligence.

Workflow automation bisa menghilangkan data entry secara manual sehingga, akurasi, efisiensi, dan kecepatannya bisa meningkat. Sedangkan screen scraping akan mengoleksi data screen display dari aplikasi legacy. Nantinya, data bisa ditampilkan pada user interface secara modern. Lain halnya dengan artificial intelligence yang merupakan sistem kecerdasan buatan yang bisa menjalankan tugas yang membutuhkan intervensi manusia.

4. Hal yang Perlu Diperhatikan Pada Penerapan Uipath

Uipath RPA ini digadang menjadi software yang memiliki pertumbuhan paling cepat pada kategori enterprise software. Sebab, RPA lebih cocok untuk bisnis dikarenakan kemampuan dalam membantu suatu organisasi melakukan operasi dengan lebih efisien, yakni dengan melakukan otomatisasi pekerjaan secara manual yang sifatnya berulang.Produktivitas bisa menurun jika pekerja melakukan kegiatan yang repetitif.

Pada lini teknologi, Uipath juga memberikan keuntungan pada kecepatan implementasinya. RPA bisa mengimitasi pekerjaan manusia seperti meng-klik mouse, melakukan proses data, serta meng-input-nya. Uipath academy juga bisa diterapkan pada proses bisnis yang berulang, manual, membutuhkan karyawan dengan jumlah yang banyak, memiliki volume besar dan sebagainya.

Calon pengguna sudah selayaknya memilih platform RPA yang bisa dikelola secara terpusat serta bisa disesuaikan skala dalam penggunaan meskipun secara masif. Contohnya adalah Uipath Indonesia yang bisa diandalkan.

Perusahaan juga perlu memperoleh desain serta melakukan uji coba RPA dalam beberapa jam sebelum membelinya. Lakukan juga optimalisasi bot supaya bisa melakukan pekerjaan secara cepat. Perusahaan juga menerapkan tools dengan fitur built-in monitoring serta analytics yang membuat sistem dapat dipantau secara mudah.

Demikian pembahasan tentang Uipath RPA yang sangat bermanfaat untuk suatu perusahaan. Namun, sebelum menerapkannya, silahkan perhatikan juga hal-hal sebagaimana sudah dibahas pada ulasan di atas, ya! Semoga bermanfaat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *