Peluang dan Tips Memulai Bisnis Hijab dari Nol Sampai Cuan!

Peluang dan Tips Memulai Bisnis Hijab dari Nol Sampai Cuan!! – Dilansir dari website Tempo yang dirilis pada bulan Oktober 2021, saat ini Indonesia menempati peringkat pertama populasi muslim terbesar di dunia dengan jumlah 231 juta jiwa.

Dalam agama islam dianjurkan setiap wanita muslim yang sudah baligh diharuskan menggunakan hijab. Maka tak lagi mengherankan bagi kita sebagai warga Indonesia untuk melihat wanita yang mengenakan hijab dimanapun itu berada.

Hal tersebut juga sesuai dengan data yang dilansir dari Kementerian Perdagangan tentang nilai ekspor pakaian muslim yang mencapai Rp 58.5 triliun.

Mengacu pada hal tersebut, tentu saja bisa dikatakan bahwa bisnis hijab merupakan bisnis yang berpotensi cukup besar.

Dan jika kamu tertarik dengan bisnis ini, berikut tips memulai bisnis hijab yang baik dan benar!.

A. Bagaimana Cara Memulai Bisnis Hijab?

Selayaknya bisnis lain yang membutuhkan analisa tentu saja untuk terjun kedalam bisnis hijab perlu juga analisa dan pertimbangan yang matang.

Nah,berikut tips bagi kamu yang ingin terjun ke dalam bisnis hijab

1. Tentukan Target Pasar

Langkah awal yang harus kamu lakukan sebelum terjun ke dalam suatu bisnis adalah menentukan target pasar, dan hal ini berlaku juga untuk kamu yang ingin memilih bisnis hijab.

Dalam menentukan target pasar, kamu dapat menggolongkan ke beberapa kategori masyarakat berdasarkan umur, tingkat ekonomi dan status sosial.

Ketika kamu sudah mendapatkan target pasar yang dituju, langkah selanjutnya kamu bisa mulai menyesuaikan produk dan harga sesuai dengan target pasar.

2. Pilih Model Hijab atau Kerudung

Saat ini terdapat berbagai model hijab yang sering digunakan oleh masyarakat, dan untuk lebih lengkapnya kamu dapat melihat di bagian halaman bawah artikel ini.

Memilih model hijab yang tepat penting bagi kamu saat terjun ke bisnis ini dan untuk menentukan model hijab,t kamu dapat melihat tren hijab yang saat ini digandrungi di internet atau media sosial.

Namun tentu saja untuk menentukan model hijab ini kamu harus menyesuaikan dengan target pasar incaranmu.

3. Tentukan Bahan yang Berkualitas

Model hijab yang bagus tidak berarti jika bahan yang digunakan tidak berkualitas dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat dipakai.

Maka penting untuk kamu memilih bahan hijab yang tepat untuk produk hijab yang akan kamu buat. Bahan yang tepat untuk hijab dapat kamu lihat di halaman bawah artikel ini.

4. Sesuaikan Harga dengan Target Pasar

Harga untuk sebuah produk ditentukan oleh target pasar yang dituju dan ini berlaku juga untuk bisnis hijabmu.

Harga untuk produk-mu harus kamu sesuaikan dengan target pasar yang kamu incar, sebagai contoh untuk golongan menengah hijab dengan harga 200 ribu terlalu mahal meskipun bagus dan berkualitas namun untuk golongan atas tentu saja itu bukan masalah.

5. Gunakan Platform yang Tepat

Saat ini internet telah memudahkan banyak hal dan salah satunya adalah berjualan karena hadirnya internet memberikan saran untuk berjualan secara online dengan pasar yang tidak terbatas.

Saat ini terdapat berbagai platform e-commerce yang dapat membantu hal tersebut dan salah satunya adalah LaDaRa, selain itu kamu juga bisa memanfaatkan media sosial seperti instagram, twitter dan lainnya sebagai sarana promosi.

Baca Juga :

B. Rekomendasi Macam – Macam Hijab yang Populer

Meskipun hijab merupakan sebuah anjuran agama bagi seorang wanita muslim bukan berarti hijab merupakan hal yang kaku dan tidak modis.

Saat ini hijab tersedia dengan berbagai jenis yang bisa dipadupadankan dengan berbagai gaya tanpa mengurangi esensi dari ajaran yang telah ditentukan.

Berikut macam jenis hijab yang populer dipakai oleh wanita muslim.

1. Hijab Segi Empat

hijab segiempat

Sesuai dengan namanya kerudung segi empat berbentuk segi empat dengan dua tipe sisi yang diobras dan sisi yang dibiarkan terurai yang biasa disebut dengan nama rawis

Untuk menggunakan jilbab ini kamu perlu melipat kain kerudung menjadi segitiga lalu sebagai pengikat di bagian leher kamu dapat menggunakan peniti kecil atau untuk tampilan yang semakin cantik kamu bisa juga menggunakan bros kecil.

2. Pashmina

pashmina

Pashmina cukup populer digunakan oleh wanita muslim di Indonesia, dengan bentuk persegi panjang yang cara penggunaannya serupa dengan kerudung segi empat.

Meskipun sama dengan kerudung segi empat dalam cara penggunaan, kerudung pashmina memiliki perbedaan ketika digunakan dan hal tersebut dapat dilihat dari bagian bahan yang terjuntai dan dapat kamu kreasikan.

3. Bergo

bergo

Bergo adalah jenis kerudung yang praktis digunakan, karena kamu hanya tinggal memasukan kerudung ini ke dalam kepala.

Kerudung ini sudah memiliki bentuk menyerupai kepala dengan tambahan bantalan busa di bagian depan untuk memperkokoh struktur dari kerudung itu sendiri.

4. Hijab Scarf Panjang

scarf

Kerudung scarf memiliki bentuk yang mirip dengan pashmina namun yang membedakannya dari pashmina adalah bahan yang digunakan lebih tipis dan ukurannya lebih panjang.

Kerudung jenis ini populer digunakan oleh anak mudah karena mudah dikreasikan ke dalam berbagai bentuk dan hanya perlu menggunakan ciput atau inner ninja.

5. Hijab Turban

Sebenarnya turban bukanlah merupakan jenis kerudung namun lebih kepada gaya berhijab yang modis, dan ciri khasnya dapat dilihat dari bentuk lilitan yang dibentuk dari pashmina melingkari kepala.

Gaya hijab satu ini umum digunakan oleh anak muda dan salah satu artis indonesia yang identik menggunakan gaya kerudung turban adalah Dewi Sandra.

6. Hijab Rajut

Memiliki bahan yang berbeda dari tipe kerudung lain, jenis kerudung ini menggunakan bahan rajut sehingga lebih tebal dan berat.

Karena menggunakan bahan rajut, kerudung ini tergolong panas saat digunakan, namun jika kamu tinggal di wilayah dingin tentu jenis kerudung ini akan sangat berguna karena akan membantu menghangatkan.

7. HIjab Hoodie

tips memulai bisnis hijab hoodie

Memiliki kepraktisan yang serupa dengan kerudung bergo, jilbab hoodie juga sama praktisnya yang membedakan jilbab bergo dan jilbab hoodie terdapat pada bentuk.

Karena bentuknya yang unik jilbab hoodie juga cocok digunakan untuk menjadi jilbab yang stylish berbeda dengan bergo yang lebih mengutamakan fungsi

8. Hijab jumbo

Hijab yang satu ini memiliki ukuran panjang yang bisa sampai menutupi tangan maka dari itu hijab ini disebut hijab jumbo

Umumnya hijab ini digunakan oleh wanita yang ingin berpenampilan syar’i, selain itu hijab jenis ini bisa juga digunakan sebagai mukena.

C. Jenis Bahan Hijab yang Nyaman Digunakan

Selain jenis-jenis hijab yang beragam bahan yang digunakan untuk hijab juga ada bermacam-macam, mungkin di atas sudah disinggung tentang satu bahan yaitu rajut, namun masih ada beberapa jenis bahan lain lagi yang digunakan dalam pembuatan hijab.

1. Katun

Katun adalah kain paling umum yang digunakan untuk bahan pakaian tidak terkecuali untuk hijab, katun dipilih karena kenyamanan dan kemampuanya untuk menyerap keringat.

Di pasaran saat ini terdapat berbagai jenis katun yang dapat dipilih dan salah satu katun yang cocok digunakan untuk hijab adalah katun jepang.

2. Spandek

Bahan spandek memiliki karakteristik yang lentur dan nyaman digunakan sehingga sangat cocok untuk digunakan menjadi bahan untuk hijab

Salah satu hijab yang cocok menggunakan bahan spandek adalah hijab bergo karena hijab bentuk dibuat untuk kepraktisan dengan bentuk yang tidak berubah maka sifat lentur bahan spandek cocok untuk hijab jenis ini.

3. Ceruti

Ceruti terdiri dari sifon dan campuran sutra sehingga tekstur dari bahan ceruti ini menyerupai kulit jeruk.

Bahan ceruti cukup tebal namun tetap terasa nyaman digunakan dan tidak panas, jenis bahan ini sangat cocok digunakan sebagai bahan untuk hijab pashmina

Itulah tadi tips memulai bisnis hijab hingga jenis dan bahan yang cocok untuk produk yang akan kamu buat nanti Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu yang ingin memulai bisnis hijab.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.