Pengertian Open Source, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Open Source, Kelebihan dan Kekurangannya – Open Source atau sumber terbuka, kata-kata ini sering kita dengar ketika membicarakan tentang teknologi.

Ya, Open Source sering dibicarakan banyak orang ketika membahas mengenai OS/sistem operasi. OS sekarang ini memiliki banyak jenis, contohnya saja Android, iOS, Microsoft, dan masih banyak lagi.

Lalu apa hubungan hal tersebut dengan Open Source?. Nah, jika anda ingin mengetahui lebih dalam tentang Open Source, simak penjelasannya sampai selesai!.

A. Pengertian Open Source

Open source adalah sistem operasi perangkat lunak/OS yang sumber kodenya dapat dilihat oleh penggunanya. Artinya, pihak developer membebaskan para penggunanya untuk bisa melihat cara kerja dari sistem operasi tersebut sehingga pengguna dapat mengembangkan ataupun memperbaikinya agar menjadi lebih baik lagi.

Meskipun pengguna boleh memodifikasi atau mengembangkannya, pengguna harus bertanggung jawab dan tidak boleh asal-asalan menggunakannya.

Nah, projek open source ini banyak contohnya, misalnya saja Linux, Debian, UNIX, Mozilla Firefox, hingga Android.

B. Kelebihan

open source

1. Legal

Karena sifatnya open source, pengguna legal dalam menggunakan perangkat lunak tersebut karena tidak dikomersilkan.

Beda halnya dengan perangkat lunak berbayar, jika dilakukan pembajakan maka anda bisa dikenakan sanksi dan hukum pidana.

2. Bebas Dikembangkan

Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya, pengguna bebas memperbaiki, menambahkan, atau mengembangkannya ke bentuk yang lebih optimal.

3. Tidak ada Pembajakan

Karena sifatnya yang gratis, hampir tidak ada pengguna yang mencoba membajaknya, karena buang-buang waktu. Meskipun bisa dibajak, projek open source tersebut tidak bisa dijual kembali.

Baca Juga :

C. Kelemahan

1. Kurang Friendly

Kekurangan lain dari sistem open source adalah tidak ramah pengguna. Contohnya Linux yang sulit digunakan daripada sistem operasi Window.

Paket dan software bisa pengguna instal dengan mudah di Windows tetapi di Linux lebih sulit, Anda perlu menginstal melalui command line interface.

2. Masalah Kompabilitas Hardware

Menggunakan contoh linux, tidak banyak hardware baru-baru ini yang kompatibel dengan Linux. Oleh karena itu Anda harus bergantung pada pihak ketiga sebab setiap kali membeli hardware dari vendor, Anda harus memastikan apakah memiliki dukungan untuk Linux atau tidak.

3. Tidak ada Dukungan Dana dan Pemasaran

Membutuhkan waktu yang lama untuk mengenalkan dan memasarkan perangkat lunak yang bersifat open source karena cenderung tidak ada dana dan pemasaran dari pihak perusahaan.

Perangkat lunak sistem operasi open source terkadang terdengar asing sehingga tidak banyak orang yang menggunakannya.

Jadi sudah paham kan pengertian open source beserta kekurangan dan kelebihannya?. Jika anda memiliki pendapat lain mengenai projek open source, anda bisa menuliskannya di bawah.

Sekian artikel ini, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *