Perbedaan File ZIP dan RAR yang Wajib Kita Ketahui!

Perbedaan File ZIP dan RAR yang Wajib Kita Ketahui! – Baik zip maupun rar, kedua file ini pasti sering kita jumpai, terutama yang sering beraktivitas di depan layar pc/komputer.

Yang kita ketahui tentang kedua file ini yakni sama sama membungkus file dalam bentuk arsip. Jadi di dalam sebuah file zip maupun rar memiliki banyak file lainnya.

Sekilas memang sama, namun apakah anda tahu bahwa kedua file ini ternyata berbeda. Apa saja perbedaannya?, berikut ulasannya lengkap!.

Perbedaan File ZIP dan RAR

1. Proses Ekstraksi

File ZIP pada umumnya tidak perlu menggunakan aplikasi khusus karena sudah banyak platform yang dapat melakukan ekstrak file yang menggunakan format ZIP.

Untuk file berformat RAR, harus menggunakan aplikasi tertentu untuk dapat membuka/ekstrak file tersebut. Sehingga harus menginstal aplikasi/software khusus pada laptop, maupun ponsel untuk bisa membukanya. Contohnya winrar pada Windows.

2. Kecepatan Kompresi

Untuk kecepatan, ZIP lebih unggul daripada RAR. Hal tersebut dikarenakan format ZIP memang mengutamakan sisi kecepatan kompresi dibandingkan dengan hasil kompresi.

Walau begitu, file tidak akan rusak karena format ZIP telah didesain sedemikian rupa agar file data tidak mengalami kerusakan saat kompresi berjalan.

3. Limit Kompresi

Dalam urusan limit kompresi, RAR memiliki keunggulan yang jauh lebih besar daripada file dengan format ZIP. Untuk batas kompresi RAR, yaitu sekitar 8.589.934.591 GB. Sedangkan pada format ZIP, batas kompresi hanya mencapai 2 GB saja.

Format RAR juga bisa menkompresi file hingga 70% dari ukuran aslinya. Sedangkan pada format ZIP, kompresi file hanya bisa ditekan maksimal 60% dari file aslinya.

4. Perlindungan Keamanan

Kedua file ini memiliki kesamaan dalam hal melindungi file kompresi, namun keduanya memiliki cara yang berbeda dalam melakukan proteksi file. Beberapa file yang dikirimkan ada yang bersifat sangat rahasia dan tidak boleh dibuka sembarangan orang.

Untuk format RAR, proteksi file menggunakan password, dan sudah termasuk sejak menginstalnya di komputer, laptop, maupun smartphone. Dengan begitu, jika kalian ingin melakukan proteksi file kompresi menggunakan password dapat langsung digunakan pada aplikasi tersebut.

Sedangkan pada format ZIP, harus menggunakan aplikasi tambahan untuk melakukan proteksi menggunakan password. Hal ini tentunya lebih merepotkan daripada RAR.

Baca Juga :

5. Penggunaan Algoritma

Baik ZIP maupun RAR menggunakan jenis algoritma yang berbeda untuk dapat melakukan kompresi file. Untuk format yang ZIP, algoritma yang digunakan adalah jenis Deflate. Sedangkan untuk RAR menggunakan jenis algoritma LZMA.

6. Pencipta

ZIP dibuat oleh Phil Katz pada 1989, sedangkan RAR merupakan dibuat Eugene Roshal pada tahun 1993. Jadi, zip sudah lebih dulu ada daripada rar.

Nah, sudah paham kan?. Selain kedua format file yang saya bahas, sebenarnya ada format file kompresi lainnya, seperti GZIP dan 7-ZIP. Terserah anda ingin menggunakan yang mana.

Oke, jadi itulah perbedaan file ZIP dan RAR lengkap. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih kunjungannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.